D a f t a r I s i

- Selundupkan 6,1 Kilogram Sabu, Seorang Wanita Iran Ditangkap
- Sembunyikan Sabu 620 Gram di Celana Dalam, Nia Ditangkap Petugas
- Sindikat Narkoba Punya Modus Baru
- Modus Baru Penyelundupan Dievaluasi
- Modus Baru Penyelundupan Narkoba Peralat Penyandang Cacat
- Narkoba dari Kamboja Transit di Babel
- Man charged with attempting to import heroin in shoes - 10 June 2010
- Canadian woman charged with importing cocaine - 6 July 2010
- Thai customs seize 5.6 million dollars of ketamine
- Bulgaria customs seize 41 kilos of heroin at Turkish border
- Bea Cukai Sita Ribuan Miras Import dan Rokok Palsu
- Botol Miras Disimpan di Lantai Dua
- Bea Cukai Gerebek Gudang Miras Impor
- Bea Cukai Sita Pakaian Bekas Impor
- Larangan Ekspor Rokok ke AS Kurangi Devisa Indonesia
- Selundupkan Sabu-sabu, 8 WN Iran Divonis Penjara Seumur Hidup
- Lagi, WN Iran Coba Selundupkan Sabu di Bandara Soetta
- Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Sabu-sabu di Bandara Halim
- BC Amankan Kapal Pengangkut Limbah B3
- Penyelundupan 5 Kontainer Kayu Ke Cina Digagalkan
- Bawa 2.060 Gram Shabu, WN Singapura Ditangkap di Bandara Soetta
- 3 WN Iran Ditangkap Saat Selundupkan Sabu Senilai Rp 4 M
- Bulgarian Customs Seize 35M Cigarettes In The Port Of Varna
- Bawa Sabu 580 Gram, WN Iran Ditangkap
- Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Serbuk Kayu
- Pengiriman 15 Ton Pasir Timah Illegal Ke Malaysia Digagalkan
- Bea Cukai Gagalkan Ekspor Kayu Eboni Ilegal
- Manipulasi KITE, Bea Cukai Gagalkan Ekspor Pakaian Jadi Ke 2 Negara
- Wah.. 1.000 Kapal dan 45 Pesawat Bodong!
- Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan Sabu Rp12 Miliar
- Narkoba dari Malaysia Disita
- Bea Cukai Amankan 76 Pucuk Airsoft Gun Ilegal
- Ditangkap, Cewek Bawa Opium Rp 6,5 M
- Customs seize 8kg of ice stashed in luggage
- Peredaran Narkoba Dikuasai Jaringan Nigeria, China dan Iran
- Malaysia Diduga Jadi Tempat Transit Narkoba
- Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai Rp 600 juta
- Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan Sabu Senilai Rp 4 M
-Sindikat Pemalsu Rokok Bercukai Bekas Dibongkar
-Wanita Pembawa Sabu 480 Gram Target Bea Cukai
-Bea Cukai Tangkap Kapal Penyelundup Pakaian Bekas Di Laut Cina Selatan
-Shabu yang Dibawa TKW Asal Lumajang Senilai Rp 100 Juta
-WN Iran Diciduk Selundupkan Sabu 1 Kg
-Bea Cukai Tangkap Kapal Bermuatan 5.000 Gelondong Kayu Ilegal
-Bea Cukai Tangkap Kapal Bermuatan 2000 Ballpress Pakaian Bekas
- Selundupkan 5,6 Kilogram Sabu, Dua Warga Malaysia Ditangkap
- Bea dan Cukai Surakarta Gagalkan Penyelundupan Sabu Rp 2,4 Miliar
- Bandara Supadio Perketat Penumpang dari Malayasia
- Polisi Panama Sita 2 Ton Kokain
- RI Perketat Masuknya Barang China
- Modus Baru: Ketamine Dikirim Lewat Pos
- Warga India Selundupkan Ketamine Rp 15 M
- CBP at Newark Discovers Bottles of Liquid Cocaine Disguised as Rum
- Bantu WN India Penyelundup Ketamine, 2 Staf Imigrasi Diciduk
- Dua Staf Imigrasi Bandara Pernah Dua Kali Bantu Penyelundupan Narkoba
- Bea Keluar CPO Mei Tetap 4,5%
- Kasus Penyelundupan Narkotik Naik
- Pengguna Narkoba Mencapai 3,6 Juta Orang
- "I Need Money", Selundupkan 4 Kg Narkoba
- Ratu Mariyuana Corby Ajukan Grasi
- Bea Cukai Karimun Tangkap Pembawa 10.000 Ekstasi, 2Kg Shabu
- KPPBC Bandung Gagalkan Penyelundupan Heroin Senilai Rp 8 M
- Tiga Kali Disinggahi Narkoba, Airport Interdiction Harus Diberlakukan di Adisujtipto
- Bandara Adisutjipto Kembali Digegerkan Shabu Seharga Rp 6,5 M!
- Tahun Ini, Bea dan Cukai Sita 132 Kg Sabu
- Bea Cukai Temukan Sabu Senilai Rp68,767 Miliar
-  Bea Cukai Tangkap Pembuat Rokok Palsu
-  Customs Department seizes six Kg heroin in Amritsar
-  Dua penyelundupan digagalkan
-  Petani Adukan Kasus Penyelundupan
-  BC Yogyakarta Gagalkan Penyelundupan Shabu-Shabu
-   Produksi Rokok 2010 Turun 2 Persen Jadi 240 Miliar Batang
-   Bawa 3 Kg Sabu, WN Malaysia Diamankan di Bandara Cengkareng
-   Bea Cukai Tangkap Dua Kapal di Selat Malaka
- Raja Heroin Dibekuk
- Up to 25 years imprisonment for largest ecstasy seizure in WA - 24 March 2010
- Bea Cukai Sita 5.000 Batang Kayu Bakau Ilegal
- Bulgaria Customs Seize EUR 500 000 Heroin Haul
- Couple charged with importing cocaine internally
- Man charged with importing precursor substance
- Bea Cukai Cegah Potensi Kerugian Rp 1,2 T
- Bea Cukai Tambah Delapan Anjing K-9
- Tak Ada Efek Jera bagi Penyelundup "Ketamine"
- Illicit tobacco concealed in sofa cushions
- West Australian man arrested for importing cocaine
- Penyelundupan 9.976 Amfetamin Digagalkan
- Customs officials seize 20 kilograms of heroin
- Man arrested for importing $2.8 million of cocaine - 19 February 2010
- Heroin haul at Airport: Customs Assistant
- Two men charged after heroin seizure - 13 February 2010
- Parcel-post operation nets 73kg of drugs and 25 arrests - 12 February 2010
- Bea Cukai Sita Minunam Beralkohol Rp 43 M
- CBP Officers Seize More than 1 Ton of Marijuana, Heroin at Laredo Port
- Bea Cukai Gagalkan Ekspor Ular dan Kura-Kura
- Baltimore resident busted with 7 pounds of heroin
- Bea Cukai Kediri Sita 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal
-  Bawa Heroin, Wanita Prancis Ditangkap di Bali
-  Bawa 10 Ribu Ekstasi, WN Malaysia Ditangkap Bea Cukai
-  Cukai Palsu Rugikan Negara Hingga Rp 120 M
-  Bea Cukai Tangkap Sindikat Pemalsu Rokok
-  6.433 Miras & 29.056 Cukai Palsu Disita dari Tempat Ibadah
-  Bea Cukai Karimun Tangkap Pembawa 10.000 Ekstasi, 2Kg Shabu
-  PRESS RELEASE PENINDAKAN TERHADAP 505 GRAMS SHABU-SHABU DI TERMINAL PENUMPANG FERRY DUMAI

Kamis, 03 Juni 2010

Wah.. 1.000 Kapal dan 45 Pesawat Bodong!



JAKARTA, KOMPAS.com — Lebih dari 1.000 kapal laut dan 45 pesawat udara yang telah beroperasi di Indonesia diperkirakan berstatus bodong. Alat transportasi yang terdiri dari kapal niaga dan pesawat komersial itu terbukti diimpor tanpa kelengkapan fiskal.

Hal ini diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (INSA) Johnson W Sutjipto di Jakarta, Kamis (3/6/2010).

Menurut Johnson, INSA dan Asosiasi Perusahaan Penerbangan Sipil Nasional (INACA) pekan lalu dipanggil oleh Komite Perpajakan di Jakarta. Selain INSA dan INACA, komite juga mengundang perwakilan dari Kementerian Perhubungan dan Dirjen Bea Cukai.

Pertemuan itu mengungkapkan adanya pesawat komersial dan kapal laut yang belum menyelesaikan masalah pajak. Menurut Johnson, berdasarkan hasil pertemuan tersebut, semua dokumentasi pengurusan pemberitahuan impor barang (PIB) dan surat keterangan bebas pajak pertambahan nilai (SKB PPN) tetap harus
dilakukan oleh pemilik kapal dan pesawat.

"Bea Cukai berjanji tidak akan melakukan penangkapan bagi yang belum menyelesaikan dokumen tersebut," ujar Johnson.

INSA bakal mematuhi apa yang akan dilakukan Dirjen Pajak. Johnson menegaskan bakal menyerahkan data 1.000 kapal bodong itu ke Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub untuk disampaikan ke Dirjen Pajak dan dicarikan solusi.

"Jika ternyata solusinya tidak kunjung ada, maka akan diajukan ke Kemenkeu sehingga angkutan laut dan udara tidak terjadi stagnansi," tandasnya.

Dia mengakui, kasus kapal bodong tersebut tidak luput dari kesalahan anggota INSA. Meski demikian, ada beberapa hal menurutnya mengganjal anggotanya. "Di luar negeri sebuah kapal itu dianggap alat transportasi, sedangkan di Indonesia dianggap sebuah barang, maka harus mengurus PIB. Berdasarkan peraturan yang dikeluarkan Bea Cukai, barang apa pun yang keluar masuk harus mengurus PIB," ujarnya.

Sebelum tahun 2001, barang yang masuk cukup distempel saja. Namun, setelah 2001, pengusaha kapal harus mengurus SKB PPN ke kantor pelayanan pajak. Jadi, kata Johnson, peraturan ini tidak tersosialisasi dengan baik ke pengusaha.

Kalau secara harfiah hal ini dianggap sebagai penyelundupan, bea cukai memberikan kesempatan untuk menyelesaikan dokumentasi dari kapal-kapal itu. "Pelaku usaha pelayaran siap membayar denda administrasi kepada negara saat impor kapal," tandasnya.

Johnson juga menuturkan, sebelum mengeluarkan akta kapal, Hubla seharusnya menanyakan kepada pengusaha kapal mengenai pelunasan pajaknya terlebih dahulu.

Secara terpisah, Sekjen INACA Tengku Burhanudin mengaku belum mengetahui bahwa 45 pesawat terbang masih ada yang bodong.

"Saya belum bisa berkomentar karena saya tidak hadir di acara tersebut," kata Tengku.


sumber : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/06/03/22185935/Wah...1.000.Kapal.dan.45.Pesawat.Bodong.

0 komentar:

Posting Komentar